Dedy Setya Blog
Custom Search

QAFCo Flower & Vegetable Show

QAFCo (Qatar Fertilizer Company) pada tanggal 28 maret 2008 menyelenggarakan "Flower & Vegetable Show". Sebagai perusahaan yang memproduksi pupuk urea, keinginan perusahaan ini menampilkan sesuatu yang berhubungan dengan ligkungan sangatlah baik. Walaupun durasinya cukup pendek, hanya dari jam 10 hingga jam 18, namun secara umum, bunga, sayur dan buah-buahan yang ditampilkan (untuk ukuran Qatar) cukup menarik. Ini beberapa foto yang sempat saya ambil.

Fruit Carving. Memahat pada buah-buahan. Hasil yang didapat sangatlah menarik, memperhatikan detail hasil, saya sempat berkomentar, bagaimana mereka melakukan pe-mahat-an pada buah-buahan (semangka, melon, pepaya dan labu) yang relatif sangat rapuh bisa sangat mendetail. Coba perhatikan hasil pahatan pada semangka. Hasilnya sempurna. kelopak bunga yang saling tumpang tidaklah patah, ditambah dengan komposisi warna yang menggambarkan kelopak merah, pink dan putih. Salut.


Membangun sebuah bentuk tiga dimensi dengan bahan berbalut butter atau mentega. Detail ukiran sangat mantap. Didukung dengan warna kuning yang khas, membuat hiasan ini sangat indah. Menikmati detail setiap bentuk mungkin membutuhkan waktu lebih dari sepuluh menit. Ada bentuk gedung khas di qatar dengan unta di depannya. Dengan dikelilingi tanaman hijau. Gabungan warna hijau dan kuning, sebuah penggabungan yang serasi.


Apa arti sebuah buket bunga ini, saya sendiri kurang faham. Tapi secara bebas saya mengartikan, jika seseorang mengirim sebuket bunga mawar mungkin ia sedang jatuh cinta. Tapi jika seseorang mengirimkan satu buket bunga kaktus dengan durinya yang tajam dan tegak menantang, mungkin pengirimnya sedang pedihhati seperti tertusuk duri. Ah itu hanya mungkin, tapi apakah sebenarnya arti ini, anda mungkin bisa memberi tahu saya. atau memang artinya seperti yang saya sebutkan di atas? Dan anda terinspirasi melakukan hal yang sama? Ssssh...jangan bawa-bawa nama saya ya.

Ini bunga favorit saya. Mawar apapun warnanya, merah, pink, putih dan kuning, saya suka, apalagi warna merah. Dengan ukuran yang proporsional seperti dalam gambar membuat bunga ini sangat pas menjadi dekorasi di dalam ruangan ataupun di luar ruangan. Jika anda juga penggemar bunga mawar, saya sarankan hati-hati jika tangkai bunga semaik tinggi, serangga berwarna putih kadang menyerang, merusak keindahan, bahkan bisa membuat mati bunga mawar. Mungkinkah ini sebuah peristiwa yang menggambarkan banyak hal pada kejadian hidup manusia?





Sepertinya saya mendengar suara bisikan saat melewati hasil karya yang satu ini. Seorang putri di dalam pedati istana terbuat dari labu, tanpa didampingi sang pangeran. Membisikan bahwa ia memerlukan pendamping, seorang pangeran yang cerdas dan tampan. Entahlah, orang lain yang melewati karya ini mendengar bisikan itu atau tidak. Jika hal itu hanya terjadi pada saya, bukan berarti karena sayalah pangeran yang cerdas dan tampan itu, mungkin karena saya lebih bisa menghayal dibandingkan pengunjung lainnya.

I'll Make You Famous !!

Semakin banyak bermunculan "How to Book" di dalam indutri buku cetak. Dari cara melakukan sesuatu yang simpel hingga yang rumit. Dari cara melipat kertas hingga mendirikan perusahaan kelas dunia.

Semakin banyak pilihan, semakin bagus tentunya. Semakin selektif seseorang, semakin tepat ia menentukan pilihan. Ada buku yang sangat sederhana tapi menggugah, namun ada juga yang panjang lebar tapi agak susah mencernanya.

Author jaman dulu, bisa saya sebutkan yang juga merupakan idola saya, yaitu Napoleon Hill dengan Think And Grow Rich. Lalu dari era beberapa tahun kebelakang, ada Robert Kiyosaki (yang akhirnya juga berduo dengan Donald Trump). Di dalam negeri, ada TD Waringin, Ary Ginanjar dan lainnya, tapi saya lebih suka AB Susanto dan Hermawan Kartajaya, maaf kalau subjektif, mungkin dasar ilmu yang menjadi alasannya.

Di bidang science pun ada beberapa. Dari mulai "How to" mengerjakan soal-soal test masuk universitas, hingga cara praktik kimia dan fisika sederhana. Lumayan, paling tidak anak-anak bisa tahu prinsip kromatograpi cairan, prinsip asam dan basa, prinsip pH, prinsip tata surya dan sebagainya. Bahkan ikatan hidrokarbon pun mulai dibuatkan tokoh kartunnya. Atau pesan abstrak ini, lihatlah ilustrasi di atas, indah bukan bisa menggambarkan 2 titik hitam sebagai Carbon, 5 titik putih sebagai Hydrogen, dan satu gugus titik merah dan putih sebagai Alkyl (Oxygen dan Hydrogen). Pasti anda bisa menebak gugus apa itu, Yup !! C2H5OH, Ethanol, Bravo !!

Once Upon A Time

Suatu ketika:

Seseorang mengeluh bahwa polusi udara di kota tempat ia tinggal semakin tinggi.
Di saat yang lain, ia menghisap rokok, menciptakan polusi untuk dirinya, tepat pada paru-parunya.

Seseorang mengeluh bahwa air mandinya sedikit berbau chlorine, sehingga tidak nyaman menggosok gigi.
Disaat yang lain, ia menenggak minuman beralkohol, tidak hanya untuk kumur-kumur tapi masuk kedalam sistem pencernaannya.

Seseorang mengeluh bahwa lahan bermain anak semakin menyempit.
Disaat yang lain, ia membuang sampah pada lahan terbatas yang semestinya bisa dibuat untuk lahan bermain anak-anak.

Mathematics & Politics

Dari sebuah sumber, di saat masa pemerintahan Uni Soviet dulu, seorang ahli matematika diminta oleh penguasa untuk menyusun data yang menggambarkan bahwa kehidupan di Uni Soviet lebih baik dibandingkan kehidupan di Amerika. Ahli matematika tahu persis kondisi sebenarnya adalah sebaliknya, hanya saja karena tidak tahan akan tekanan, akhirnya laporan itu dibuatnya juga.

Dari sebuah sumber lain, di sebuah Negara tertentu. Seorang ahli matematika (statistik) yang bekerja di lembaga statistik Negara, diminta untuk menyusun sebuah laporan inflasi tahunan yang lebih rendah dari semestinya. Tahun demi tahun hal ini terjadi dan tahun demi tahun data itu dipublikasikan.

Begitulah kata orang, begitu masuk kedalam "area politik" apa yang kita dapat dari kampus, hilang begitu saja. Kita tahu, untuk sebuah informasi dibutuhkan data hasil sampling yang baik dan representative. Tapi begitu "kekuatan dahsyat", data-data itu kembali manjadi mentah, dan harus diolah (lagi) sehingga siap di "sajikan".

Diantara kita tentu tahu, menjelang pemilihan (presiden, gubernur, bupati/walikota), banyak terjadi perang data statistik. Mulai dari klaim suatu partai atas jumlah pengikutnya hingga Quick Count hasil pemilihan.

Lalu bagaimana jadinya jika manipulasi data juga berlaku pada sisi science itu sendiri. Mungkin science akan menjadi arena saling klaim tanpa respek terhadap dasar ilmu dan penemuan-penemuan sebelumnya dan sebenarnya. Tapi beruntung, di sisi chemistry kita memiliki lembaga dunia yang menaungi chemistry dari berbagai hal perubahan yang tidak mendasar.

To Be Part Of Human Life

Apa hubungannya ilustrasi ini dengan judul di atas? Apa istimewanya ilustrasi ini? Sedikit sekali hubungan langsung ilustrasi ini dengan judul di atas dan tidak ada istimewanya ilustrasi ini karena foto seperti sudah sering di tampilkan di berbagai media.

Dengan ilustrasi ini saya hanya ingin menampilkan bahwa, foto ini adalah hasil karya asli saya, dan saya menjadi salah satu dari ribuan (mungkin jutaan) pemilik foto semacam ini.

Dari salah satu sumber, Larry Page dan Sergey Brin membuat situs google dari sebuah cita-cita mereka untuk menghasilkan sesuatu yang menjadi bagian hidup manusia. Dan mereka berhasil. Dari sesuatu yang berskala kecil, mereka membuat program search engine untuk Stanford University (tempat mereka menuntut ilmu) hingga akhirnya karya mereka dikenal dan dipergunakan luas di seluruh dunia.

Lalu di mana posisi kita sebagai seseorang yang berkecimpung di bidang kimia? Saya bukanlah contoh yang baik dari sebuah kata sukses. Mungkin Anda lebih tepat menjadi contoh sukses bagi saya. Hanya saja mungkin saya lebih berani (nekad) menulis dibandingkan lainnya.

Sejak saya memulai belajar ilmu kimia, berapa banyak karya dari kita yang dipublikasikan? Saya ingat buku-buku panduan teori dan praktek kimia kami adalah karya internal pengajar di sekolah kami. Kualitasnya menurut saya sangat baik. Saya mendengar buku-buku itu, saat ini menjadi panduan dibeberapa sekolah sejenis. Dan di sekolah lain pun mungkin membuat hal yang sama, dan mungkin juga dengan tegas ditulisi peringatan "HANYA UNTUK INTERNAL".

Kenapa hanya untuk internal? Menurut saya dengan dasar ilmu yang kuat, seorang ahli, bisa mengajarkan langsung (mengajar, seminar, workshop) atau lewat karya tulisnya, atau media lainnya, untuk ruang lingkup yang lebih luas. Kalau buku terlalu sulit untuk dianggap komersil oleh penerbit, maka blog atau website pribadi mungkin bisa menjadi publikasi yang lebih mudah.

Memang dikalangan kita, kadang untuk menunjukan bahwa seseorang punya "sesuatu" adalah sesuatu yang dianggap kurang baik, pamer katanya. Tapi bagi saya tidak semua pamer memiliki arti yang negatif. Jika pamernya itu hanya untuk mengunggulkan dirinya sendiri dibandingkan lainnya, saya setuju kalau itu punya arti negatif. Tapi kalau seseorang menunjukan bahwa ia memiliki kemampuan akan sesuatu dan siap mengajarkan kepada orang lain agar yang lain memiliki kemampuan sebanding dengan dia atau orang lain bisa mempergunakan karyanya, maka niat dan tindakannya adalah baik.

Kembali lagi ke Larry Page dan Sergey Brin, mereka untuk membuat google sukses, harus mengklaim bahwa google lebih baik dengan search engine lainnya saat itu (Alta Vista, Lycos, dan lainnya), dan kenyataanya begitu. Dan kemudian membawanya ke kehidupan manusia sehari-hari, dengan banyak manfaat.

Jadi masihkah, sebagai manusia yang punya kemampuan, hanya menyimpannya untuk diri sendiri? Saya berharap dalam waktu tidak lama lagi, kita bisa memproduksi chemical, glassware, instrumentasi buatan Indonesia dan adanya Indonesian Standard For Testing And Material (semacam ASTM-nya) dan bangga digunakan oleh orang Indonesia, seperti layaknya jepang yang memiliki Mitsubishi Chemical, Shimadzu dan JIS.

You Keep My Job Exist

Sebagai seseorang yang bekerja di laboratorium, Ketika kita menerima normal sample reaksi kita akan biasa-biasa saja karena memang itu tugas kita. Tapi apa reaksi kita saat menerima extra sample lalu extra sample lagi? Mungkin komentar kita akan seperti ini, "Banyak amat sih, kirim samplenya", atau "yah, begini deh kalau punya atasan baru, segala pengen tahu, jadi aja segala sample pengen di check".

Tapi pernahkah kita membayangkan seseorang yang bekerja di laboratorium service seperti sucofindo? Saya belum pernah bekerja di laboratorium seperti itu, tapi kira-kira saya bisa membayangkan kalau bertambahnya sample merupakan hal yang disukai, karena artinya job order bertambah, penghasilan perusahaan bertambah, dan penghasilan karyawan pun bertambah, begitulah asumsi ideal saya.

Saya akhir-akhir ini, menemukan sebuah kalimat ideal untuk menyikapi kiriman extra sample, mungkin kurang cocok untuk anda. Saat pengirim sample mengatakan, "maaf ya hari ini saya ngirim banyak sample…" lalu saya jawab, "gak apa-apa, malah saya senang karena anda sudah membantu saya, dengan adanya sample ini, pekerjaan saya tetap ada, artinya perusahaan masih akan memakai jasa saya, you keep my job exist".

Computer Science And Chemistry

Saat ini sudah tersedia berbagai software yang berhubungan dengan ilmu kimia. Sebut saja, Molecular Weight Calculator, meskipun hanya dua variabel dibutuhkan untuk software ini, yaitu Atomic Weight dan Element Amount dalam sebuah Molecul, tapi tetap saja software ini sangat membantu. Paling tidak kita bisa menghitung lebih cepat dibandingkan dengan harus membuka Periodic Table lalu menghitungnya. Walaupun kita bisa mengingat Atomic Weight beberapa belas atau puluh Element, dengan lebih dari 100 unsur dalam periodic table tentu software ini sangat membantu menghitung Molecular Weight untuk Element yang tidak kita hafal karena jarang terpakai.

Saya sedang membayangkan akan kehadiran sebuah software yang dapat membuat simulasi reaksi kimia dengan berbagai implikasi nya terhadap pH, Conductivity, temperature, yield dan lain sebagainya. Contoh sederhana, dalam sebuah reaksi asam basa, dengan menggunakan sofware ini, saat kita menambahkan sejumlah asam terhadap basa, maka akan didapatkan hasil perubahan mV, pH dan temperature larutan tersebut. Secara riil, saat ini kita bisa mendapatkan nilai-nilai itu dengan automatic titrator, tetapi ini melibatkan larutan asam dan basa sebenarnya. Yang saya bayangkan adalah dengan hanya menggunakan software ini (tanpa bahan kimia sebenarnya) kita bisa melakukan hal ini.

Tentu saja akan ada banyak variable dilibatkan, konversi mV ke pH yang selalu konstan pada berbagai kondisi temperatur dan menghilangkan error nya electroda juga faktor lainnya.

Tapi sungguh, saya sedang membayangkan, saya melakukan percobaan di rumah, tanpa harus membuat laboratorium, tanpa harus membeli bahan-bahan kimia dan tidak perlu harus menggunakan jas lab, safety glasses dan rubber glove. Hanya dibutuhkan perangkat komputer beserta software-nya, bercelana pendek, berkaos singlet dan secangkir kopi hangat di sisi saya tanpa takut terkontaminasi bahan kimia.

Sebuah bayangan yang liar dan tak bertanggung jawab, saya kira.

Death & The Chemist

Saya tertarik dengan artikel yang ditulis oleh David Jones di majalah Chemistry World (www.chemistryworld.org) edisi bulan Desember 2007 halaman 88 terhadap tema dalam judul di atas.

Saya juga tertarik membaca kolom "Death" di majalah RSC News (www.rsc.org). Tertarik bukan karena rasa syukur bahwa nama saya tidak tercantum di dalam daftar itu :) tapi karena persamaan profesi.

Profesi seseorang yang bekerja di bidang laboratorium kimia (chemist, laboratory analyst, laboratory technician, dsb) adalah sebuah profesi yang rentan terekspos bahan-bahan kimia. Karena rentannya itu, diperkirakan orang dengan profesi ini akan mengalami kematian lebih cepat dibandingkan dengan profesi di bidang lain, administrasi misalnya.

Di saat orang-orang mengalami Chemopobhia (ketakutan akan bahan-bahan kimia), apa yang kita lakukan ternyata sebaliknya. Mungkin diantara kita ada yang melumuri wajah kucing dengan larutan phosphorus, membuat petasan, jari menjadi hitam terkena cairan Silver Nitrate, atau tangan menjadi kuning terkena cairan Asam Nitrat, bahkan membersihkan tangan dari grease dengan benzene.

Tapi berdasarkan data terakhir dari kolom "Death" di majalah RSC News edisi March 2008, dari 18 ahli kimia yang meninggal, range usianya adalah 56 tahun hingga 97 tahun, dengan rata-rata usia 80 tahun. Artinya, untuk ukuran manusia saat ini, profesi di bidang kimia masihlah ada kemungkinan berumur panjang, Insya Allah.

Lalu, masihkah anda tertarik bekerja dibidang kimia?

Chemistry Or Chemical Science

Pada bulan Desember 2007 dan January 2008, majalah RSC News (www.rsc.org) dalam rubrik opini membahas tentang pengunaan kata chemical science untuk menggantikan kata chemistry.

Seorang pembaca menyesalkan semakin banyaknya majalah ini menggunakan kata chemical science untuk menggantikan kata chemistry. Dalam opininya, penggunaan kata chemical science tidak diperlukan karena arti kata chemistry sendiri adalah "science of the elements and compounds and their laws of combination and change resulting from interactions between substances in contact" [Oxford Dictionary of Current English].

Seorang pembaca lainnya juga mengkhawatirkan, kelak dikemudian hari RSC yang kepanjangan dari Royal Society of Chemistry sebuah organisasi yang sudah lama ada akan menjadi Royal Society of Chemical Science, dan jika hal itu sampai terjadi maka ia mengancam akan mengundurkan diri dari keanggotaan.

Sejauh ini memang belum ada tanggapan resmi dari RSC, tetapi memang dari logonya sendiri RSC menggunakan slogan RSC Advancing The Chemical Sciences.

Friendship

Memiliki sahabat merupakan anugerah luar biasa. Luar biasa karena dari sekian lamanya waktu, kami masih bisa bersama. Empat belas tahun bersama, dari usia remaja di sekolah analis kimia Bogor , sekarang kami dianugerahi anak-anak yang beranjak remaja.

Tidak semua orang bisa melakukan hal ini. Banyak diantaranya yang lulus dari sekolah dan menghilang begitu saja. Atau saling kontak di awal-awal perpisahan saja lalu menghilang.

Rasanya ada keharuan saat mengingat di saat-saat kami bermain basket bersama, bermain volley bersama dilapangan sekolah, lalu kini kami bisa tetap berkumpul dan merencanakan main basket bersama.

OOT For Out Of Topic

Menjaga sebuah pergerakan agar tetap murni.

Jika kita anggota sebuah Miling List (milis), pasti pernah menerima kiriman e-mail dengan atau tanpa kode OOT. Dan respon dari owner atau moderator pun beragam, ada yang mengijinkan, mendiamkan dan ada pula yang melarang, bahkan ditambah dengan ancaman keanggotaan akan di putus, atau malah langsung di putus.

Lalu sebetulnya bagaimana etika seharusnya. Bagi saya, bergabungnya kita dengan milis adalah untuk terikat pada sebuah tema tertentu. Dan tentu saja akan sangat eklusif. Kita tidak bisa tiba-tiba posting promosi bisnis kita di milis informasi haji. Untuk keperluan itu kita bisa menjadi anggota milis promosi, milis bisnis, atau milis masyarakat daerah/negara tertentu.

Saya sebagai anggota biasa sebuah milis pernah memprotes kiriman puisi yang di alamatkan pada milis profesi HRD, responnya? Ada yang mendukung tindakan saya, tapi ada yang menggampangkan dengan mengatakan,"kalau gak suka gak usah dibaca, dihapus saja, 2 klik hilang, gampang kan? Gitu aja koq repot!!.

Sebetulnya menurut saya, kalau memang sudah tidak sesuai dengan tema milis, bukannya memaksakan anggota lain untuk membaca atau menghapusnya, tapi paksakan yang akan mengirim e-mail itu untuk mencari milis yang tepat.

Dan lebih menyedihkan lagi, kalau postingan OOT tersebut hasil forward yang sumbernya juga gak jelas. Udah temanya gak nyambung, sumbernya juga gak jelas. Memang menjaga sebuah misi untuk dijalurnya jauh lebih sulit dibandingkan dengan membantuknya untuk pertama kali.

I'm Not Qualified To Explain


Stop asking, I'm not qualified to explain. Kadang pernyataan ini memang harus diberikan terhadap pertanyaan yang tidak kita kuasai jawabannya atau kita tidak berwenang untuk menjawab pertanyaan itu.

Jika anda pernah merasa tersudut, terhadap sebuah pertanyaan, saya pun pernah. Sebagai seseorang yang berprofesi sebagai analis kimia, kadang merasa tidak fair jika dalam sebuah wawancara kerja, pewawancara lebih banyak menanyakan tentang alur proses produksi dibandingkan dengan bidang kerja dilaboratorium itu sendiri, baik analisis atau instrument.

Tapi mungkin itulah hak pewawancara. Tapi seandainya saya yang menjadi pewawancara, akan membatasi pada komposisi 75% tentang laboratorium dan 25% tentang proses produksi.

Memang saat ini, saya merasa jika ilmu analisis kimia menjadi pondasi profesi dan mengerti akan alur proses produksi merupakan bagian gedung yang terlihat, dan normal sesuatu yang tampak akan menentukan apakah gedung itu bagus atau tidak. Selama ini sih tidak masalah, masih bisa menyelesaikannya dengan baik, tapi kadang merasa kurang fair jika pertanyaan lebih banyak tentang hal yang diluar core pekerjaan kita.

Kutukutubuku.com For Online Book Order



Pengalaman memesan buku di kutukutubuku.com begitu mudah. Berawal dari pesan dua buah buku Ketika Cinta Bertasbih # 2 dan Laskar Pelangi, lalu dilanjut dengan transaksi keuangan. Saat transaksi awal rencananya buku akan dikirim ke Qatar hanya saja setelah tahu harga ongkos kirim hampir 4 kalinya harga buku pesanan maka, pengiriman dialihkan ke Kang Budi di Jakarta yang kebetulan awal maret ini akan pergi ke Qatar.

Pengalaman mudah karena dukungan komunikasi yang sangat akif dan cepat dari mbak ditha, yang akan memberitahukan jawaban berbagai macam pertanyaan seputar pesanan kita. Transaksi keuangan pun cukup dengan transfer antar rekening dalam satu bank atau antar bank yang berbeda.

Setelah transaksi selesai, lalu buku siap di kirim. Sebagai penerima, Kang Budi tinggal tunggu kiriman di kantor, lalu pada saatnya tinggal terima dan di bawa ke Qatar.

Singkat cerita, semua buku pesanan saya terima di Qatar pada tanggal 10 Maret 2008, dan mulailah saat ini buku-buku itu dibaca. Karena merasa puas dengan servis yang diteima mungkin dalam waktu dekat akan melakukan pemesanan lagi, dan pilihan dititipkan teman yang akan pergi ke Qatar merupakan cara kirim yang saat ini dianggap yang terbaik. Kang Fery di Balikpapan, siapkan nerima titipan?

Jadi segera pesan di kutukutubuku.com

Time And Motion Study

Perubahan pola dan lamanya jam kerja, akan mempengaruhi produktivitas kerja. Kita tidak bisa begitu saja mengganti-ganti pola kerja atas nama kepentingan pribadi atau kepentingan sebagian orang.

Di setiap bagian pekerjaanpun, efek dari perubahan pola kerja ini berbeda-beda. Untuk sebuah pekerjaan yang dilakukan terus menerus selama 24 jam dibutuhkan 2 atau 3 team yang bekerja terus menerus. Seberapa lama setiap team bekerja, pelajari dulu efektifitas dan produktifitas yang akan terjadi.

Normalnya, setiap team akan melakukan pekerjaan dalam kurun waktu tertentu. Dalam kurun waktu tertentu tersebut kan melakukan sejumlah pekerjaan, dan biasanya tidak seluruh waktu digunakan untuk melakukan pekerjaan utama, ada sebagain waktu untuk preparasi, house keeping dan juga istirahat.

Bagi saya, setiap perubahan waktu harus datang dari level yang lebih tinggi, level tertentu yang bisa memberikan rincian apa-apa yang akan berubah pada pekerjaan baik dari sisi jenis dan jumlahnya. Kalau perpendekan jam kerja mambuat perbandingan preparasi-pekerjaan utama-istirahat-housekeeping tidak seimbang maka perubahan itu harus dibatalkan untuk dievaluasi. Begitu pula jika perpanjangan waktu kerja menjadi terlalu banyak idle time, maka perubahan itu harus dihentikan untuk dievaluasi lebih lanjut.

Time and Motion Study walaupun konsep ini sudah sangat lama di perkenalkan oleh FW Taylor di tahun 1880-an, atas nama efisiensi dan efektifitas kerja, masih diperlu dilakukan baik secara kualitas maupun kuantitas.

The Next Big Dream

The Next Big Dream. Angan-angan apalagi yang kita harapkan berikutnya. Sehebat apakah angan-angan kita itu. Donald Trump bilang "Think Big". Pikirkan sebesar mungkin yang bisa kita lakukan.

Saya tidak bisa membayangkan, seseorang yang tidak punya angan-angan untuk memiliki atau melakukan sesuatu. Saya pikir golongan orang-orang seperti ini adalah orang-orang yang memiliki pendapat Hidup Seperti Air Yang Mengalir. Tidak ada keinginan untuk berbuat agar aliran itu lebih dahsyat efek kegunaannya.


Sebagian mengatakan, takut memiliki angan-angan, apalagi angan-angan besar, apalagi beberapa angan-angan besar. Mereka takut angan-angan itu tidak tercapai. Kalau memang tidak tercapai sempurna setidaknya ada beberapa hal yang bisa dicapai. Bukankah jika ilmuwan membuat kesalahan dalam percobaan, mereka akan mengatakan kesalahan tersebut sebagai penemuan baru?

Apa yang terjadi pada banyak kaum muda belia setingkat Sekolah Menengah Atas adalah tidak cukupnya pengenalan akan pencapaian potensi yang dimiliki. Seberapa banyak dari kita disaat usia belia, mengukur kekuatan dan kelemahan sendiri. Seberapa kuat kita pada satu hal dan seberapa lemah kita pada hal lainnya.

Spesialisasi diri tidak mesti milik dokter, spesialisasi tidak hanya milik kaum sarjana. Seseorang yang berminat pada satu hal bisa mempelajarinya pada jalur formal. tentu saja keahlian yang akan digunakan di jalur formal harus memiliki keahlian yang didapat dari jalur formal, dan juga sebaliknya. Namun tentang menjadi ahli adalah milik seseorag yang belajar dan berusaha keras. Hal ini seperti, memiliki jenis yang tepat untuk fungsi yang tepat.

Maka berangan-angan lah sebesar yang kita mampu, coba capai angan-angan itu, bukankah sebuah kemungkinan tidak akan pernah menjadi kesempatan, jika tidak pernah mencobanya?

Thank You India, Thank You China

Terima kasih Jepang. Ucapan terima kasih ini patut kita (saya maksudnya) ucapkan untuk sebuah prestasi jepang, yang membuat Asia ada di "peta dunia". Saya membayangkan Asia tanpa jepang dari sisi perekonomian mungkin akan menjadi seperti Afrika yang sampai saat ini di CNBC TV tidak pernah dibahas, kalaupun ada, dalam acara khusus.

Saat ini India dan Jepang menjadi negara importir job dari negara-negara maju eropa dan Amerika. Eropa dan Amerika "meng-ekspor" pekerjaannya ke kedua negara ini. Saat ini kita bisa lihat, produk-produk dengan standar tinggi untuk brand ternama dibuat di China, begitupun India.

Apapun alasannya, entah lebih menguntungkan bagi produsen, karena biaya tenaga kerja jadi lebih murah, tak apa, yang penting perekonomian meningkat, dan paling tidak mereka bisa meniru menciptakan produk bermutu dan dengan branding bermutu.

Reading

Membaca, sebuah kegiatan yang menyenangkan bagi sebagian orang. Tapi katanya tidak bagi sebagian orang lainnya. Media baca saat ini semakin banyak, selain buku, novel, surat kabar dan media cetak lainnya, saat ini website pengetahuan dan minat, merupakan sumber bacaan yang ada saat ini.


Tapi mari kita bandingkan saat ini, kegemaran membaca dibandingkan dengan kegiatan lainnya. Mungkin masih jauh dari harapn, seberapa banyak kita membaca dibandingkan dengan menonton tv saat dirumah, seberapa banyak kita membaca dibandingkan mengutak-atik telepon genggam kita saat sedang menunggu antrian, seberapa banyak kita membaca dibandingkan dengan mendengarkan perangkat MP3 kita saat sedang melakukan perjalanan.

Memang aktivitas menonton, mendengar masih lebih mudah dibandingkan membaca, tapi membaca seringkali mendapatkan pengetahuan lebih detail dibandingkan belajar dari media lain. Media tulis masih menjanjikan sesuatu yang tidak dimiliki oleh media lain. Bandingkan nikmatnya membaca novel dibandingkan menonton film yang mengambil cerita dari novel tersebut, lebih punya sensasi bukan?

Gold Price: Invesment And Myth

Harga Emas, dari tahun ke tahun diperkirakan akan terus meningkat, bahkan pertengahan tahun 2008 ini, harga emas per ounce akan di atas USD 1000, sebuah rekor baru dalam sejarah emas.

Seperti rekor-rekor lainnya. Minyak bulan February 2008 ini mencetak rekor harga USD 102 / barrel. Lalu dari sisi mata uang, EUR 1 = USD 1.5

Akan kah benar-benar rekor harga emas akan tercapai, kita tunggu saja, kalau melihat trend harga dalam tabel ilustrasi di atas, memang dari tahun ke tahun harga semakin meningkat, walaupun ketajamannnya berbeda-beda.

Bagi anda yang suka investasi di bidang tambang (emas, perak, oil and gas), mungkin kinilah saatnya anda buying. Sebagai tambahan untuk mengamati harga emas, kita bisa mengakses website goldprice.com atau usagold.com

Iliustrasi : usagold.com

Opportunity, Style And Human Evolution

Kisah tempo dulu, sebuah gambaran kadang tanpa suara, tapi penuh makna, makna saat kita tahu jaman dulu seperti apa, kita saat ini yang selalu bilang orang berumur 30 tahun di atas kita, kita sebut orang Zadul (zaman dulu) dan kita pun akan dibilang orang jaman dulu oleh generasi kita selanjutnya, entah 10, 20 atau 30 tahun mendatang.

Tentu saja kenangan tempo dulu beragam. Ada senang, sedih, heroik atau bahkan marah penuh dendam membara. Tapi itu lah hidup. Manusia ada zaman dan waktu nya masing-masing.

Seringkali penyesalan menghindapi kita saat ini. Penyesalan akan ketidak mampu-an atau mau-an melakukan yang lebih baik di waktu dulu sehingga hasilnya lebih baik saat ini. Penyesalan memang selalu datangnya terlambat.

Tapi kita masih banyak waktu untuk masa depan, mari, kita lakukan yang terbaik saat ini untuk hasil terbaik di masa yang akan datang.


Ilustrasi diambil dari: bitsandpieces1.blogspot.com